Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog
Tampilkan postingan dengan label jateng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jateng. Tampilkan semua postingan

KAJEN/JATENG, TELATAHNESIA - Jajaran Polres Pekalongan berhasil meringkus salah seorang pedagang mi ayam, lantaran dia diduga ikut menjual togel, pada Selasa (3/9) malam sekira pukul 21.00 WIB. 

Pelaku diketahui berinisial RS (67) warga Desa Wiroditan, Kecamatan Bojong, Kabupaten pekalongan. Entah karena himpitan ekonomi atau apa, peIaku yang kesehariannya i sudah berjualan mi ayam, akhirnya demi mendapatkan penghasilan lebih, pelaku menjual togel. Alhasil, RS berhasil diringkus aparat kepolisian. 

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Pekalongan, Iptu Akrom mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan pada pelaku yang didasari atas informasi dari laporan-laporan yang dikirimkan masyarakat. Dimana masyarakat melaporkan pelaku karena resah dengan aksinya yang terang-terangan menjual dan menjadi pengecer judi togel jenis hongkong. 

"Kami bertindak atas laporan warga, jadi warga itu resah atas ulah pelaku yang demikian," terang Iptu Akrom.

Setelah memperoleh informasi dari warga, aparat kepolisian segara melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sehingga ditemukan ternyata laporan tersebut benar adanya. Saat itu juga aparat kepolisian sigap untuk langsung meringkus pelaku, RS yang tengah melayani transaksi pemasangan judi togel. Berikutnya pelaku diamankan dan digelandang ke Mapolres setempat guna menjalani pemeriksaan. 

Dari tangan pelaku, aparat kepolisian sukses menyita barang bukti berupa uang tunai sejumlah Ro 410.000, dua buah handphone, dan satu buah kartu ATM. Akibat perbuatannya itu, RS terancam hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun, dan terjerat pasal berlapis. "Pelaku kami jerat Pasal 303 ayat 1 ke 2e dan ayat 3 Kitab Undang-undang Hukup Pidana (KUHP) Juncto 303 Bis ayat 1 ke 2," pungkas Iptu Akrom.(tn-1)

Polres Pekalongan Ringkus Pedagang Mi Ayam Diduga Menjual Togel


PEKALONGAN/JATENG, TELATAHNESIA - Persiku Kudus sukses mempermalukan Persip Pekalongan dalam lanjutan babak 8 besar Liga 3 2019 Zona Jawa Tengah di Stadion Hoegeng, Pekalongan, Minggu (1/9) sore. Macan Muria, julukan Persiku berhasil menjungkalkan Persip dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Persiku dicetak Ahmad Farid Fauzi pada menit ke 47. 

Bagi Persip, kekalahan atas Persiku menjadi catatan buruk setelah Laskar Kalong, julukan Persip Pekalongan, mampu menorehkan rekor delapan kali kemenangan beruntun di babak penyisihan. Tak pelak, hasil negatif Persip membuat 8.500 penonton di Stadion Hoegeng tertunduk lesu. Kendati demikian, justru Laskar Kalong bisa menguasai permainan, bahkan pertahanan Persiku Kudus terus digempur anak asuh Lukas Tumbuan. Namun karena kokohnya pertahanan Macan Muria, serangan-serangan Nurcoyo CS selalu kandas. 

Persip mendapat kesempatan untuk unggul di babak pertama melalui titik putih, akibat salah satunya pemainnya dijatuhkan di kotak penalti. Sayangnya, Rizky Hidayat yang dipercaya sebagai eksekutor gagal mengonversi itu menjadi gol. Tendangannya mentah di tangan kiper Persiku, Aldhila Ray Redondo. Lepas itu Persip masih terus melancarkan serangan ke gawang Persiku, tapi selalu mentah ketika bola memasuki sepertiga lapangan. skor 0-0 bertahan hingga turun minum. 

Awal babak kedua, Persiku mulai menunjukkan tajinya. Lewat skema tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Persip, bola melambung liar dan pemain Persiku, Farid sukses menyundul bola dan masuk ke gawang Persip, yang sudah tidak dijaga Billy Aguw. Usai gol tadi, tensi permainan meninggi, banyak pelanggaran terjadi. Salah satu pemain Persiku bahkan harus dibawa ambulans akibat mengalami cedera. Namun sampai wasit meniup peluit panjang, Persiku tetap unggul 1-0 atas Persip. 

Pelatih Persiku, Subangkit mengatakan, kemenangan timnya di kandang Persip menjadi modal berharga untuk melakoni laga berikutnya. Ia juga mengaku bangga melihat performa apik anak asuhnya, walau dalam tekanan pendukung tuan rumah. Sementara asisten pelatih Persip, M Ababil dalam jumpa pers menjelaskan bahwa seluruh pemainnya sudah berusaha semaksimal mungkin. "Tapi inilah hasilnya, keberuntungan belum memihak kepada kita," ujarnya. 

Karena kekalahan itu, pihaknya pun segara melakukan evaluasi permainan. Evaluasi ini sangat penting untuk pertandingan berikutnya melawan Boyolali, Rabu (4/9) lusa. "Jelas kami akan lakukan evaluasi, terkait kemungkinan merotasi pemain, kita lihat nanti saja," tukas Ababil.(tn-1)  


Persiku Permalukan Persip Dikandang Sendiri


BREBES/JATENG, TELATAHNESIA - Tim Unit Polsek Larangan dan Bulakamba Brebes akhirnya berhasil membekuk dua orang pelaku pemerkosaan di Dusun Pilang, Desa Slatri, Brebes, Jawa Tengah pada Senin (26/8) malam. Para pelaku kemudian digelandang ke Mapolres setempat. 

Karjono (21) dan Af (16) telah melakukan pemerkosaan kepada SA, seorang gadis yang masih berusia 15 tahun. Karjono dan Af sendiri merupakan warga Desa Klampok, Kecamatan Wonosari, Brebes. Keduanya tega memerkosa penyintas pada Minggu (22/8) malam. Informasi yang kami dapatkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. 

Tindakan bejat pelaku dilakukan di bawah Underpass Desa Banjaratna, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Atas perbuatannya itu, keluarga penyintas melaporkan pelaku kepada pihak berwajib. Polisi pun merespon laporan dengan memburu pelaku. 

"Penyintas saat ini sudah aman, dan mendapatkan pendampingan dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Brebes. Penyintas juga sedang menjalani visum," jelas Kanit PPA Satreskrim Polres Brebes, Iptu Puji Harti. Atas perbuatannya itu, pelaku terjerat Pasal 81 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pemerkosaan di Brebes




KAJEN/JATENG, TELATAHNESIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah terus berupaya melakukan pembenahan. Tahun 2020 mendatang, Pemkab Pekalongan berencana membangun jalan di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Demi mewujudkan rencana tersebut, Pemkab akan menggelontorkan anggaran hingga Rp 10 miliar.
Kepala DPU dan Taru Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro mengatakan, pembangunan jalan di Kecamatan Petungkriyono sudah masuk ke dalam Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran (KUA PPA) Tahun Anggaran 2020. Kemudian pihaknya akan melanjutkan pembangunan jalan dari Desa Sikucing-Gumelem, dan sampai ke perbatasan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"2020 rencananya akan dibangun jalan Gumelem-Igir Gede, Igir-Gede-Sumego, Sumego-Kubang hingga perbatasan Kalibening. Yang totalnya Rp 10 miliar," terang Wahyu. 

Sementara, kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Pekalongan sendiri masih berkisar 14 persen dari total wilayahnya. Kendati demikian, pihak Pemkab Pekalongan, terang Wahyu, akan terus membangun infrastruktur jalan pada 2019 hingga 2021. Targetnya pada tahun 2021 semua jalan di Kabupaten Pekalongan sudah bagus alias tidak lagi mengalami kerusakan. 

"Rencana akan dibangun juga jalan di Kecamatan Kandangserang dan Lebakbarang. Sementara untuk ruas di Kaliganteng hingga Bubak tahun 2019 ini sudah mulai dikerjakan," pungkasnya.(tn-1)

10 Miliar Guna Bangun Jalan di Petungkriyono